Penjualan Mobil di Cina 2022 Diperkirakan Tembus 27 Juta Unit

Badan industri otomotif terkemuka di Cina memperkirakan penjualan mobil domestik di negara itu tahun depan akan mencapai 27,5 juta unit atau naik 5,4 persen dibanding tahun 2021.

Dari angka itu, penjualan kendaraan energi baru diperkirakan akan tumbuh 47 persen menjadi 5 juta unit, kata Asosiasi Produsen Mobil Cina (CAAM) dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di akun resmi WeChat seperti dikutip dari Reuters, 17 Desember 2021.

Untuk tahun 2021, CAAM mengharapkan penjualan naik 3,1 persen (year on year) menjadi 26,1 juta unit, dengan penjualan kendaraan energi baru naik 1,5 kali menjadi 3,4 juta unit.

Jika perkiraan tersebut benar, penjualan mobil di Cina akan menyamai rekor penjualan tertinggi selama ini sebanyak 27,5 juta unit yang diraih pada 2017.

Penjualan mobil di Cina dalam setahun terakhir mengalami perlambatan menyusul krisis chip semikonduktor global. Sepanjang November lalu, penjualan mobil di Cina turun 9,1 persen dibanding tahun sebelumnya dan menandai penuruna bulanan ketujuh berturut-turut sepanjang tahun ini.

Pada November lalu, total penjualan mobil di Cina mencapai 2,52 juta unit. Dari angka itu, penjualan kendaraan energi baru, yang meliputi kendaraan listrik bertenaga baterai, hibrida bensin-listrik plug-in dan kendaraan sel bahan bakar hidrogen, tumbuh 121 persen menjadi 450.000 unit.

Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat Tesla menjual sebanyak 52.859 unit, termasuk 21.127 unit untuk ekspor. Produsen mobil listrik lokal, Nio Inc mencatat rekor dengan penjualan sebanyak 10.878 unit dan Xpeng Inc mengirimkan 15.613 unit. Mobil listrik Volkswagen juga laris manis di negara itu dengan total penjualan mencapai 14.000 unit khusus seri ID.

REUTERS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.