Waspadai 4 Tanda Serangan Jantung Tanpa Gejala

Gejala serangan jantung memang cukup beragam. Biasanya kebanyakan orang akan mengalami gejala seperti rasa tidak nyaman di area dada, pusing, dan mual. Tetapi, bagaimana jika penderita tidak memiliki tanda atau tanpa gejala sama sekali?

Kondisi itu disebut sebagai serangan jantung diam atau silent heart killer. Silent heart killer adalah serangan jantung yang terjadi tanpa gejala atau dengan gejala yang tidak dikenali. Akibatnya, penderita tidak segera mendapatkan pengobatan. Meskipun tidak menunjukan gejala, silent heart killer tetap menyebabkan kerusakan pada jantung.

Gejala silent heart killer mengacu pada kurangnya aliran darah ke jantung yang terjadi tanpa rasa sakit yang sering dikaitkan dengan arteri yang tersumbat. Jika plak yang terdiri dari lemak, kolesterol, dan zat lain menumpuk di arteri yang membawa darah ke jantung, aliran darah ini dapat terputus sehingga jantung tidak memiliki aliran darah.

Menurut sebuah studi 2018, seseorang yang pernah mengalami silent heart killer diperkirakan memiliki 35 persen peningkatan risiko gagal jantung. Orang-orang di awal umur 50-an atau lebih muda memiliki peningkatan risiko yang lebih besar. Selain itu, sebuah studi tahun 2021 mencatat orang yang pernah mengalami silent heart killer juga memiliki peningkatan risiko stroke di kemudian hari. Meskipun silent heart killer tidak menunjukan gejala secara spesifik, kita perlu waspada jika mengalami hal-hal sebagai berikut.

Nyeri atau rasa tidak nyaman di dadaKebanyakan serangan jantung sebenarnya muncul rasa sakit ringan atau ketidaknyamanan di bagian tengah dada. Penderita bisa merasakan dadanya nyeri, tertekan, sesak, seperti dicubit, atau tidak nyaman lainnya. Gejalanya tidak terlalu intens tapi bisa muncul hanya beberapa menit, hilang, dan sakit lagi.

Tidak enak badanSerangan jantung tidak selalu ditandai dengan rasa sakit di sekitar organ jantung. Terkadang, gejala penyakit jantung ini juga bisa terasa di seluruh tubuh. Rasa tidak enak badan yang biasanya dirasakan oleh penderita, seperti lengan, leher, rahang, dan perut. Gejalanya bisa berbeda-beda. Terkadang ada yang merasakan punggungnya seperti ditekan atau sesak seperti diikat tali.

Kesulitan bernapas dan pusingSesak napas dapat terjadi dengan atau tanpa nyeri dada dan ini merupakan tanda umum silent heart killer. Anda mungkin juga merasa pusing, bahkan bisa pingsan. Gejala sesak napas dan dan pusing ini umumnya dialami penderita wanita tetapi tidak menutup kemungkinan pria mengalami gejala serupa.

Mual dan keringat dinginPerut tidak nyaman, mual, dan tubuh banyak mengeluarkan keringat dingin biasanya dialami penderita flu atau masuk angin. Namun, kondisi ini juga bisa menjadi tanda silent heart killer. Jangan menganggap gejala-gejala ini sebagai flu, stres, atau sekadar merasa tidak enak badan. Tanda ini mungkin jauh lebih serius.

Silent heart killer terjadi tanpa gejala atau tidak dikenali. Seseorang mungkin baru mengetahui bahwa mereka mengalami silent heart killer setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun kemudian. Perawatan akan tergantung pada saat orang mengetahui mereka mengalami serangan jantung. Mengambil langkah-langkah ini dapat membantu mencegah serangan jantung di masa depan dan komplikasi potensial lain.

ANDINI SABRINA | MEDICAL NEWS TODAY | PENN MEDICINE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.